Tragedi Maut di Tuntang: Lansia 61 Tahun Tewas Mengenaskan Masuk Kolong Truk Usai Gagal Menyalip



Reporter: Alfito D | Editor: M.Ali B
TUNTANG,KABARKS.COM – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan truk traktor terjadi di Jalan Raya Salatiga menuju Tuntang, tepatnya di dekat Perumahan Panorama, Dusun Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu (9/8/2026) siang. 

Akibat peristiwa ini, seorang pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP RAYMOND DANIEL TITAHELUW, S.Tr.K, S.I.K, M.M saat dikonfirmasi pada Minggu (9/8/2026) menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekira pukul 14.30 WIB. Peristiwa mengenaskan ini melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi H 2107 RI dan satu unit truk Isuzu Tractor bernomor polisi G 8810 OD.

"Korban meninggal dunia satu orang, yaitu pengendara sepeda motor atas nama Hasan Bahri (61), seorang wiraswasta asal Dusun Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang," ujar AKP Raymond.

Menurut keterangan kepolisian, korban mengalami luka cedera parah pada paha kaki sebelah kiri dan langsung mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian. 

Sementara itu, pengemudi truk traktor, Jefri Ari Restyawan (31), warga asal Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, dilaporkan selamat tanpa luka-luka.

AKP Raymond membeberkan kronologis kejadian bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah Salatiga menuju ke arah Tuntang. 
Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului truk traktor Isuzu yang berada di depannya dari sisi sebelah kiri.

"Nahas, saat menyalip korban diduga terpeleset hingga masuk ke dalam kolong truk. Karena jarak yang sudah sangat dekat, pengemudi truk tidak bisa menghindar hingga terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut," pungkasnya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat. 

Selain menelan korban jiwa, insiden kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp500.000.

0 Komentar