Polres Semarang Siagakan 510 Personel dan 8 Pos Pantau Amankan Mudik Lebaran 2026


Dok. istimewa.
Laporan : Alfito D

UNGARAN,KABARKS.COM– Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di alunalun Bung Karno Asjo, Jl. Sukun No.10, Kalipasir, Kalirejo, Kabupaten Semarang, Kamis(12/3/2026) menyatakan bahwa sebanyak 510 personel gabungan disiagakan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Semarang selama masa operasional 13–25 Maret 2026.

AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Candi tahun ini merupakan kelanjutan dari upaya cipta kondisi pasca digelarnya Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) selama 20 hari terakhir. Sebagai simbol komitmen kamtibmas, Polres Semarang juga memusnahkan barang bukti ribuan botol minuman keras hasil sitaan.

"Kami menerjunkan 510 personel didukung oleh TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan hospitality dan memastikan arus mudik maupun balik berjalan lancar serta kondusif," ujar AKBP Ratna usai apel.

Untuk mendukung kelancaran tersebut, Polres Semarang telah menyiapkan 8 Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar strategis.

Fasilitas ini mencakup 5 pos di rest area, 1 Pos Terpadu di Ngampin, serta 2 pos pelayanan lainnya. Pihak kepolisian memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret dan gelombang kedua pada 18 Maret 2026.

Terkait rekayasa lalu lintas, AKBP Ratna menegaskan telah menyiapkan skema khusus di jalur arteri maupun tol guna mengantisipasi kepadatan. 

"Kami masih berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jateng mengenai pemberlakuan sistem satu arah (one way) lokal. Namun, tim urai dan rekayasa jalan sudah siap di titik-titik rawan macet," imbuhnya.

Polres Semarang juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan respons cepat jika mengalami kendala di jalan melalui Call Center 110 atau layanan chatbot resmi Polres Semarang.

Operasi ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan tindak kriminalitas, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan selamat sampai tujuan.(*) 

0 Komentar