Jelang Hari Jadi ke-505 Kabupaten Semarang, Bupati Ngesti Nugraha Pimpin Jamasan Pusaka Ki Ageng Pandanaran

Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha disaat melakukan penjamasan pusaka, di Pendopo Rumin Bupati Ungaran, Rabu(11/2). 

Laporan : Alfito D/Junaedi

UNGARAN, KABAR KS.COM – Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, memimpin langsung prosesi ritual wilujengan dan jamasan pusaka peninggalan Bupati pertama Semarang, Ki Ageng Pandanaran. Prosesi khidmat ini berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, pada Rabu (11/2/2026), mulai siang hingga sore hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi tahunan dalam menyambut Hari Jadi ke-505 Kabupaten Semarang yang jatuh pada 15 Maret mendatang.

Ritual jamasan dilakukan terhadap sejumlah pusaka suci, di antaranya tombak dan keris, yang secara simbolis dibersihkan menggunakan air suci atau "Tirta Perwita Sari" yang seringkali diambil dari berbagai sumber mata air di wilayah Kabupaten Semarang.

Dalam sambutannya, Bupati Ngesti Nugraha menyampaikan bahwa jamasan ini bukan sekadar rutinitas pembersihan benda fisik, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah dan spiritualitas leluhur.

"Melalui jamasan ini, kita diingatkan untuk terus membersihkan hati dan pikiran dalam melayani masyarakat, sekaligus melestarikan warisan budaya agung peninggalan Ki Ageng Pandanaran agar tetap terjaga bagi generasi mendatang," ujar Bupati di sela-sela prosesi.

Prosesi diawali dengan doa bersama atau wilujengan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kabupaten Semarang. Setelah itu, para penjamas pusaka yang berpengalaman melakukan penyucian benda-benda pusaka dengan penuh ketelitian di bawah pengawasan langsung jajaran Forkopimda dan tokoh adat setempat.

Tradisi ini diharapkan dapat memperkuat jati diri warga Kabupaten Semarang serta meningkatkan daya tarik wisata berbasis budaya di Bumi Serasi.

Laporan: Junaedi (Diskominfo Kab. Semarang)

0 Komentar