Ditinggal Buang Sampah, Warga Bandarjo Ungaran Ditemukan Meninggal Tergantung di Balik Pintu


Lokasi tempat kejadian gantung diri. 

Laporan : Alfito D

UNGARAN, KABAR KS.com – Warga Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang mendadak gempar pada Kamis (15/1/2026) siang. Seorang pria berinisial TW (60) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kediamannya sendiri sekitar pukul 14.40 WIB.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., melalui Kapolsek Ungaran Barat Kompol Sugiyarta SH. MH., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh istri dan anak korban saat baru saja kembali ke rumah.

"Korban diketahui pulang ke rumah sekitar pukul 14.30 WIB dan sempat mengeluh capek. Istrinya sempat membuatkan teh hangat sebelum pamit bersama anaknya untuk membuang sampah ke TPA di sekitar rumah," ujar Kompol Sugiyarta.

Nahas, saat istri dan anaknya kembali, pintu rumah dalam keadaan terkunci dan sulit dibuka seperti terganjal sesuatu dari dalam. Karena merasa curiga, mereka mendobrak pintu tersebut dan mendapati korban sudah meninggal dunia dalam posisi tergantung di balik pintu.

Mendapat laporan warga, jajaran Polsek Ungaran bersama Unit Inafis Polres Semarang dan tim kesehatan Kelurahan Bandarjo langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis dan Inafis, korban diduga kuat meninggal dunia akibat gantung diri. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka akibat benda tajam maupun tumpul pada tubuh korban.

"Dari keterangan saksi-saksi, tidak ada perilaku aneh yang ditunjukkan korban sebelum kejadian. Pihak keluarga juga belum bisa memberikan keterangan mendalam mengenai motif tindakan korban," tambah Kapolsek.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi dengan membubuhkan surat pernyataan resmi. Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

0 Komentar